Pengalaman Menarik Mengikuti Tes Wawancara Universitas Pertahanan


Sesuai janji admin pada postingan sebelumnya kalau admin akan memposting tentang pengalaman admin mengikuti tes wawaancara yang dalam hal ini merupakan tes bagian akhir dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Pertahanan. Kenapa bisa begitu lama admin baru memposting artikel ini, ya mungkin salah satu penyebabnya admin belum menemukan mood untuk menulis lagi. Btw, berbicara tentang pengalaman tes wawancara, pada bagian ini merupakan bagian paling berkesan buat admin pribadi. Kenapa bisa berkesan ? seperti halnya yang sudah admin sampaikan pada postingan sebelumnya (yang belum baca bisa baca disini Pengalaman Mengikuti Tes Psikologi Universitas Pertahanan ) nah sama halnya dengan tes sebelumnya, jadi pada tes wawancara ini admin sebenarnya tidak menduga bahwa admin akan lolos sampai tahap tes wawancara, pengumuman peserta yang lolosan ke tahap tes wawancara sendiri diumumkan pada waktu 1 minggu sebelum hari raya idul fitri, oya lupa sedikit informasi biar pembaca tidak bingung, jadi admin disini merupakan perserta seleksi mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2017/2018 atau merupakan angkatan (Cohort 9) dan pelaksanaan tes di pertengahan tahun 2017. Oke. Lanjut lagi mengenai cerita admin. Setelah admin tahun bahwa admin lolos tentu admin merasa senang dan berusaha mempersiapkan diri untuk mengikiti tes wawancara yang kalau tidak salah pelaksaannya 2 minggu setelah hari raya idul fitri. Persiapan yang admin lakukan meliputi :

  1. Belajar Bahasa Inggris
    Seperti banyak berita yang berdedar di internet terkait tes wawancara universitas pertahanan ialah menggunakan 2 bahasa yaitu Indonesia dan Inggris. Jadi mau tidak mau admin harus membiasakan diri untuk listening dan speaking 2 minggu sebelum tes dilaksanaakan. Mengingat admin lemah dalam hal berbahasa inggris.
  2. Membaca Kembali Paper
    Hanya mengikatkan bahwa waktu pendaftaran di awal kita di suruh menyiapkan paper terkait program studi yang di pilih dengan berbahasa inggris. Kebetulan admin mendaftar untuk program studi menejemen bencana, jadi yang tulisan admin terkait masalah menejemen bencana. Jadi admin baca-baca lagi itu paper , karena jujur sudah agak lupa mengingat proses seleksi ini cukup panjang. Admin daftar di bulan maret dan tes bagian akhir di bulan juli. Jadi wajar jika agak lupa dengan paper sendiri. Hehehe
  3. Baca-baca Trik Lulus Tes Wawancara
    Sebenarnya untuk tes wawancara sendiri ini bukan pertama kalinya admin ikuti, sebab admin sudah 3 x mengikuti tes wawancara kerja dan beasiswa dan alhamdulih selalu lolos. Tapi tetap saja hal tersebut tidak mengurangi rasa takut admin. Sebab banyak cerita bahwa pewawancara nanti terdiri dari 3 sampai 4 orang yang salah satu atau salah duanya merupakan jendral. Otomatis hal tersebut semakin membuat admin gugup.
  4. Banyak Doa dan Kurangi Stress
    Nah ini dia yang wajib dan kudu dilakukan, banyak – banyak berdoa. Karena sejatinya manusia hanya bisa berusaha, sedangkan hasil Allah yang menentukan. Dan yang terakhir ialah di buat enjoy, pasrah apapun hasilnya yang penting sudah berusaha. Jadi biar ga begitu stress.

Dan tara.. hari pelaksanaan tes wawancara pun telah tiba. Untuk menghidari stres dan lelah, admin sengaja berangkat ke universitas pertahanan di daerah IPSC sentul 2 hari sebelum  pelaksanaan tes. Kalau tidak salah waktu itu peserta yang masuk tes wawancara sekitar 400an agak lupa juga. Nah karena terlalu banyaknya peserta yang masuk tahap tes wawancara maka peserta di bagi 3 gelombang selama 3 hari. Dan admin dapat gelombang pertama yang pelaksaannya hari pertama. Dan setibanya di lokasi tes admin makin gugup, melihat para peserta lain yang begitu percaya diri dan gagah-gagah. Mengingat memang pesertanya juga banyak dari anggota TNI, Polisi, pegawai Bea Cukai, BPK, Kejaksaan, PNS dan dari peserta umum yang admin perhatikan banyak berasal dari Kampus ternama di Indonesia sebut saja ITB, Undip, Unpad, UGM, dan lain-lain.

Setiap peserta mendapat jatah tes selama 30-45 menit. Dan kebetulan admin dapat waktu wawancara jam 12 siangan. Bener- bener ga hoki kalau kata admin mah. Karena jam segitu jam-jamnya kita kurang fokus dan konsentrasi akibat lelah dan lapar. Hahaha. Dan tiba ketika nama admin di panggil. Dan tiba-tiba badan admin menjadi gemetar, memasuki ruangan, ternyata ada 4 pewawancara yang kalau tidak 2 berpangkat kolonel dan 2 Jendral bintang 1. Sambil mengambil nafas panjang admin duduk di kursi yang disediakan. Wawancara dibuka dengan perkenalan dengan bahasa indonesia. Setelah itu barulah kepada wawancara inti dengan bahasa inggris. Dibagian inilah admin agak kesulitan, sampai admin terkadang meminta untuk mengulangnya pertanyaan. Mungkin karena pewawancara melihat keterbatasan bahasa inggris admin akhirnya wawancara dilanjutkan dengan bahasa indonesia. Alhamdulliah sebab bisa-bisa stroke admin kalau pakai bahasa inggris terus-terusan.

Kesan selama wawancara sih sangat enjoy dan menarik, karena bapak-bapak TNI nya pandai mencairkan suasana, sehingga seperti halnya kita ngobrol. Pertanyaanya pun tidak begitu menekan otak. Sebab lebih banyak menggali mengenai nasionalisme kita dan sejauh mana wawasan kebangsaan dan nusantara kita. Dan kita juga di mintai pandangan terkait masalah isu-isu terbaru  seputar pertahanan dan pemerintah. Waktu itu isu yang di tanyakan terkait oraganisasi yang anti Pancasila yang telah dibubarkan oleh pemerintah.

Singkat cerita, akhirnya admin pulang kembali ke Lampung. Sembari harap-harap cemas. Dan sekian lama menunggu pengumuman akhir admin “LOLOS”. Horeeee…  dan disini lah admin sekarang. Menempuh pendidikan S2 yang serba gratis di Universitas Pertahanan – Kementrian Pertahanan.

Share:

2 comments:

  1. Hello kak, pas seleksi wawancara apakah dihari pertama dilakukan konfirmasi kedatangan dulu sperti tes tes sebelumnya? Ataukah dihari pertama lgsg wawancara?

    ReplyDelete

Berlangganan Artikel Gratis

Subscribe via Email